بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Ayruel Blog(Hak Cipta Milik ALLAH…silahkan copy paste…)

Archive for the ‘Tafsir’ Category

Memahami Makna Iqro’

Posted by Ayruel pada 17 Desember 2012

Assalaamu Alaykum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Alhamdulillah,..sudah lama rasanya tidak posting.
Kali ini saya mencoba mengulang2 kaji dari awal lagi.yaitu kita mulai dari Iqro’
Apa itu Iqro?
Iqro jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia adalah : Bacalah

Nah pertanyaan berlanjut,bagaimana cara membaca? Baca entri selengkapnya »

Iklan

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 1 Comment »

Makna Bersemayam mestikah dicoret?

Posted by Ayruel pada 23 April 2011

Assalaamu alykum wr.wb

Alhamdulillah..setelah sekian lama mencari makna pemahaman makna dari kata istawa اسْتَوَى .Jawaban dari Alqur’an pun datang.Sebelumnya mari sama 2 kita lihat ayat – ayat alqur’an dengan kata اسْتَوَى yang diterjemahkan bersemayam juga perhatikan yang saya bold.Berikut ayat2 yang saya kumpulkan :

1.Al A’raaf 54

54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

2.Yunus 3

3. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? 

3.Ar Ra’d 2

2. Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu.

4.Thaahaa 5-6

5. (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas ‘Arsy

6. Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada di langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.


5.Al Furqaan 59

59. Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia


6.As Sajdah 4-5

4. Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan

5. Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu


7.Al Hadiid 4

4. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. 

Demikianlah berbagai ayat yang diterjemahkan bersemayam di dalam alqur’an.jika kita ingin mengetahui maknanya,maka perhatikanlah yang saya bold diatas dan sebagai pertimbangan coba lihat ayat ini :

Al Baqarah 29

29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Di ayat ini istawa اسْتَوَى tidak diterjemahkan bersemayam.Memang susah mencari makna yang pas jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia… menurut saya istawa اسْتَوَى bisa diterjemahkan dengan : menetapkan ketentuan,Memprogram.kalau ada makna yang dirasa pas dalam bahasa Indonesia silahkan di kemukakan dengan menimbang apa yang saya bold diatas.kita melihat terlalu banyak yang salah memahami makna bersemayam pada terjemahan Alqur’an ke bahasa Indonesia sa’at ini.

Sekian dulu dari saya ,mohon ma’af atas segala kekurangan. dan semoga bermanfa’at dan wassalam

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 12 Comments »

Membelah Bulan?

Posted by Ayruel pada 12 Maret 2011

Assalamu Alaykum Warohmatullohi wabarokaatuh..

Alhamdulillah…setelah lama tidak memposting akhirnya bisa kembali walaupun masih copas sana sini.Baiklah langsung saja kita menyimak ayat berikut ini :

 

Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. (QS Al Qamar: 1)

Kata ‘terbelah’ yang digunakan di ayat ini berasal dari kata dalam bahasa Arab, syaqqa, yang mempunyai berbagai makna. Dalam sejumlah tafsir atas ayat Al Qur’an ini, makna ‘terbelah’ lebih tepat. Tetapi kata syaqqa dalam bahasa Arab dapat juga berarti ‘membajak’ atau ‘mencangkul’ tanah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Daftar Semua Artikel, Ekonomi, Islam, Tafsir | 28 Comments »

Beda Pendapat Hari Raya

Posted by Ayruel pada 13 Januari 2011

Assalamu Alaikum WR WB

Alhamdulillah…Perbedaan pendapat dalam menentukan hari raya,terkadang menjadi suatu masalah..padahal..itu bukan suatu masalah yang besar jika kita bisa memahami.

Disini saya takkan memakai dalil2 untuk menjelaskan..karena saya yakin sudah banyak yang membahasnya.Begini…

Seandainya GMT dimulai dari Mekkah?

Seandainya awal hari ahad dimulai dari kota Mekkah(maksudnya jam 00.00 hari ahad dimulai dari Mekkah)?

Maka hari apa di Indonesia?

Bagaimana dgn Irak,Iran,India..negeri2 yang terdekat dari Mekkah?

Wassalam ,Semoga bermanfaat…

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 1 Comment »

Mantan Tuhan?

Posted by Ayruel pada 30 Oktober 2010

Assalamu Alaykom Warohmatullohi Wabarokaatuh

Banyak diantara kita yang terkadang terjebak oleh berbagai pertanyaan dan jawaban.Terkadang itu malah membuat sesat pemahaman kita.Sebagai Muslim yang berpikiran sehat,tentu kita tak mau diracuni oleh berbagai polapemikiran sesat ini.Ada banyak pola pertanyaan menjebak yang dilontarkan oleh tetangga2 kita.Salah satunya adalah :

Bisakah Tuhan Menjadi Manusia?

Pertanyaan seperti ini menjebak diantara kuasa dan lemah.lebih singkatnya pertanyaan seperti ini bisa juga berbunyi:

Bisakah si Kuat menjadi si Lemah?

Jika pertanyaan seperti ini diajukan pada manusia,maka jawabannya sudah pasti bisa.Tapi jika pertanyaan ini diajukan pada Sang pencipta,maka ini menjadi suatu masalah pertanyaan yang harus diluruskan.Maksudnya pertanyaan seperti ini mesti diralat.

Kuat = bukan Lemah

Tuhan = bukan manusia

Jadi jangan bilang kuat kalau dia lemah.Jangan bilang Tuhan kalau dia manusia.

Itu lawan Kata.

Jika si kuat menjadi lemah ,maka dimana nilai kuatnya.atau bisa dikatakan si Mantan kuat.atau istilah lain kuat asal2an,kuat bohongan alias bukan Kuat sebenarnya.

Jadi Si kuat takkan pernah menjadi lemah. Dan itu berarti si penanya menanyakan suatu soal yang salah.

Banyak diantara tetangga kita memanfatkan jebakkan seperti ini kepada kita.yang penting kita jangan terjebak dalam pola pemahaman mereka.contoh lain:

Bisakah Tuhan membelah dua?

Bisakah Tuhan beranak?

Bisakah Tuhan bodoh ,dll

Ingat Maha Kuasa bukan lemah.walau mereka nanti mentertawakan jika dijawab tidak bisa.serta berkata Tuhan anda tak maha kuasa alias tak bisa apa2.itu hanya pola pemikiran mereka,yang jelas ALLAH itu Maha Kuasa.maka jika dijawab bisa,itu sama saja dgn mengatakan ALLAH tidak maha kuasa.alias ALLAH lemah.dan itu bukan ALLAH.dgn arti lain MANTAN TUHAN.

Jadi orang yang masih bertanya dengan pertanyaan salah seperti itu,maka kita maklumin bahwasanya mereka bertuhankan MANTAN TUHAN.

Sebenarnya tak banyak perbedaan artikel ini dengan artikel sebelumnya disini

Semoga bermanfaat

Wassalam.

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Kristen, Tafsir | 18 Comments »

Menghitung Kalimah Robbi”

Posted by Ayruel pada 22 Juni 2009

bismillahirrohmanirrohim

Assalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh

Saudara saya haniifa membuat posting yang menggugah hati saya dalam menghitung kecepatan cahaya

Ini membawa saya larut teringat 2 ayat terakhir surat Al kahfi yaitu :

109. Katakanlah: Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Rabbku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Rabbku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula). (QS. 18:109)

110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: Bahwa sesungguhnya Ilah kamu itu adalah Ilah Yang Esa. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Rabb-nya. (QS. 18:110)

Baca entri selengkapnya »

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 13 Comments »

Zikir…Kunci Ketenangan Hati

Posted by Ayruel pada 26 Februari 2009

bismillahirrohmanirrohim

Assalamu Alaikum Wr Wb

Pada kali ini saya akan coba menguraikan Obat Hati,walau kita umat islam sudah mengetahui bersama bahwa obatnya hati agar tenang adalah Zikir(ingat)ALLAH.Penulis hanya sekedar mengingatkan…Dalilnya adalah :

ar-rad-28

Maknanya(pendekatan) :

28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Ngomong2 ama ketenangan atau ketentraman jadi ingat ayat :

al-fajr-27

27. Hai jiwa(nafsu,diri) yang tenang.

Sebagai mana kita ketahui juga bahwa ada nafsu Muthmainnah.Lawwamah,Amaroh.Untuk melatih ke Muthmainnah hanya zikir obatnya …Nich tips dari penulis mengetahui test posisi nafsu ,apakah di Muthmainnah,lawwamah apa Amaroh…

kita ambil contoh nafsu (kehendak atau keinginan,diri,jiwa dll) yaitu nafsu Makan…

Coba diurut makannya dari perlahan-lahan,santai rileks,jerih,adem ayem,tak banyak pikiran,lebih banyak diam,tetap zikir pada ALLAH.bisa dikembangkan?

Selanjutnya anda coba makan sedikit cuek tak karuan,merasa terpaksa makannya,rada2 malas,banyak khayalan ini itu,agak sedikit cepat makannya dari yg pertama,merasa nikmat dunia,ketawaain semua orang2 yang dirasa salah,segitu dulu dech..kayaknya cukup.

seterusnya anda coba makan yang rakus,cepat seperti kemasukkan setan,bawaan kesal aja,semua pendapat orang salah,marah2 kapan perlu membanting piring,gelas dll.asal jangan dimakan juga tuch Piring.hhhhh

Test ya…rasakan hati yang berubah-rubah(Muqollibul Qulub)

Saran: kalau dach tahu atau kenal posisinya…maka selalu tempatkanlah di Muthmainnah pada setiap saat,dimana saja.walau sambil berjalan tetap zikir,walau dalam kerja tetap zikir,malach dalam mengobrol tetap zikir..oh ya dimana saja,cuma ada tempat2 tertentu yang tak boleh di lafadzkan,yang berzikir kan Hati…

oh ya..Muthmainnah itu susah ke indonesianya..dibilang ketenangan atau ketentraman ..malach lebih dari itu nilai makna Muthmainnah.Zikir yang bagus nich LA ILAHA ILLA ALLAH.Atau ALLAH saja Boleh tuch.

Agar tak rancu atau jadi bahan kontroversi olech pihak tak bertanggung jawab..

Nafsu : Komponen manusia selain akal

Qulub : Komponen/sytem kerja/terletak di Nafsu

Simple contoh perumpamaan begini :Menuliskan posting ini saya apa jari saya??? dua2nya betul yach..???

Perlu di ingat : Saya tidak mengatakan Qolbun(Hati) yang ada pada Tubuh,sampai saat ini belum nemu dalil alqur’an yang mengatakan Qolbun fi jismi(hati pada tubuh).Selain Qolbun(Hati) ada juga Shodrun or shuduurun, sering ditemui seperti ini : Bi Dzatis shuduur.Yang mana saling erat terkait dgn Qolbun,hingga ke kategori Nafsu.

Harap koreksi dari saudara seiman dan teman2

Wallahu a’lamu bishowab

Wassalam dan semoga bermanfaat

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 15 Comments »

Memahami Hukum Perang Dalam Islam

Posted by Ayruel pada 23 Februari 2009

bismillahirrohmanirrohim

Asaalamu Alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh…

Alhamdulillahi robbil alamin,wassholatu wassalamu ala asrofil anbiya’iwal mursalin wa ala alihi wa sohbihi ajma’in.

Amma ba’du…

Setelah sekian lama berdikusi di antara blogger…antara lain : Agorsiloku,Haniifa,Itmam,Wedul,Myrazano,Adi Isa,dll dan lawan diskusi ngetop : Kosongan.

Akhirnya saya putuskan juga membuat postingan ini.Saya bukan mufassir,bukan penerjemah,bukan ahli bahasa dll(siapa yang mau mengakui dirinya mufassir).Akan tetapi akan saya coba memahami perintah yang ada di dalam Alqur’an tentang Perang(kalau perintah berarti wajib dilaksanakan)…Saya takkan menuliskan terjemahan Alqur’an(menimbang terjemahan takkan sempurna dari bahasa asli Alqur’an)…jadi bagi anda yang tak mengerti bahasa arab,maka coba buka terjemahannya,tafsir,asbabun nuzul dll.Pemahaman ini murni hasil pemikiran dari saya,dibantu teman2 tempat bertanya di antara blogger2 tersebut.Bertujuan untuk mehilangkan kerancuan non muslim memahaminya.

Ingat !!! Perang bukan dalam konteks membunuh saja,ada perang melawan kemungkaran,maksiat,hawa nafsu dll.

Inilah Ayat2 tentang perang (mungkin ada yang tak tercamtumkan)

1.Q.9:123

9123

Di ayat ini sangat jelas bahwa perintah ini buat orang2 beriman.Perintahnya memerangi orang2 yaluunakum atau menguasai(mempengaruhi) orang2 beriman dari jalan2 kekuffaran atau keengkaran(singkat makna : mehalang-halangi untuk mentaati perintah ALLAH atau juga untuk meninggalkan laranganNYA) serta walyajidu atau menemui atau memakai atau dgn tekhnik Kekerasan…Bukan memerangi Non muslim(konteksnya sangat jelas kok)

Perang dalam konteks di ayat ini : seandainya ada yang mehalangi atau melarang kita beribadah pada ALLAH dengan paksaan atau juga kekerasan yang dipolitiki…Hukum perang WAJIB.Baik itu memerangi dgn lisan atau tangan atau juga menolak di hati.Biasanya kondisi seperti ini,terjadi pada golongan non mukmin(termasuk islam KTP) mempunyai kekuasaan terhadap Mukmin.Contoh : anak muda yang mabuk2an di depan masjid,main gitar di depan majlis,Mobil atau motor ngebut dengan Knalpot nyaring melewati pemukiman orang2 mukmin,acara2 TV yang merusak akidah dll.

2.Q.8:12

812

Kalau anda baca terjemahannya,mungkin anda kaget’ karena terjemahannya terkesan sadis…itu dikarenakan tak membaca ayat sebelumnya.Ok…Ayat ini menjelaskan cara berperang di dalam berperang(perang badar).Faddribu fauqol a’naqi bermakna Pukul bagian atas leher bermaksud untuk membuat pening lawan,bukan tusuk dgn pedang kalau tusuk, itu bermaksud bunuh.Setelah itu Wadribu minhum kulla banaanin bermakna Pukullah olehmu dari mereka(Minhum dikembalikan pada Faddribu fauqol a’naqi) Setiap anak jari2 mereka bermaksud lumpuhkan untuk tak memegang senjata lagi….Tapi sebenarnya ayat ini adalah bermakna Qiyas…yaitu pukul atau gertak atau beri peringatan pada fauqol a’naqi atau komandannya.maka pukul,gertak atau beri peringatan pada anak buahnya.So..ayat ini bermakna ganda..mungkin lebih dari sepengetahuan saya..inilah kehebatan ALLAH dalam menyampaikan FirmanNYA.Dalam keadaan perang pun masih melumpuhkan malah ini fi’lul amri…afala ta’qiluun….

3.Q.9:5

95

Sepintas terjemahannya begitu sadisnya terasa…padahal itu disebabkan karena kita tak membaca ayat sebelumnya dan ayat sesudahnya ditambah dengan terjemahan yang masih jauh dari kesempurnaan.Kembali ke konteks sebelumnya bahwa perang bukan dalam arti Membunuh.Perintahnya memerangi kemusrikan(biasanya sirik bukan saja pada non muslim tapi malah lebih banyak pada muslim).Perintahnya untuk : ilal lazdina ahadtum(baca ayat pertama surat At taubah) orang2 yang berjanji .sebab perperangan : baca ayat 7 sampai 15 surat At Taubah.Inti sebabnya adalah :musrikin mengindahkan perjanjian,merusak persahabatan,munafik iya di mulut tidak di hati dan perbuatan,mengusir muslimin dari arealnya,dll.Kejadian ayat itu : sebelumnya umat islam masih patuh pada perjanjian,walau kaum musrikin sudah berkali2 melanggarnya.padahal dengan perjanjian sudah dilanggar oleh musrikin otomatis perjanjian batal.maka turunlah perintah ini untuk bagaimana umat islam bersikap.Sejarahnya dalam fathul makkah ,Nabi masuk makkah secara damai dan tak ada Musrikin yang sanggup memerangi untuk angkat senjata.Baca sejarah Fatthul Makkah.Kayaknya Hukum perang disini sudah jelas kok….begitu juga ayat selanjutnya  Q.9:14

4.Q.2:191

2191

Kalau hanya memahami ayat ini…anda mungkin ngeri akan ayat ini…Untuk memahaminya baca ayat sebelumnya dan sesudahnya…Disitu sangat jelas jika kita diperangi….yach jelas maka perangi…bukan menunggu dibantai toch…dan jika mereka tidak lagi memerangimu (baca ayat selanjutnya) atau memusuhimu maka tidak ada permusuhan lagi..ayat albaqarah 193 .kayaknya Hukum perang di ayat ini atau di kondisi kita diperangi sudah jelas bagi anda semua…

Mungkin hanya sekian dulu yang dapat saya uraikan ,mohon kritik dari teman2 semuanya,kalau ada salah saya dalam menuliskan atau memahami tolong dikoreksi bersama…Wabillaahi taufik wal hidayah Wassalamu alaikum warohmatullohi wabarokatuh…

tentara-salib

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 30 Comments »

Dalil Bumi Itu Bulat

Posted by Ayruel pada 21 Februari 2009

Assalamu alaikum wr wb

Faathir 39

faathir39

Makna Kholaa’ifa = Kholfah2 atau wakil2 atau ganti2 atau saling membelakangi.

di barat dan timur..
di utara dan selatan

Manusia sangat jelas saling membelakangi… antar benua barat dan timur
bukan manusia aja pastinya…kembangkanlah….

Tambahan dari Itmam Aulia : Albaqarah 164

albaqarah-164

Makna Ikhtilaaf : perbedaan ..(berbeda pada tempat lainnya ,di saat itu juga)…

only 4 muslim this artikel,non muslim susah ngertinya..soalnya

albaqoroh-2

Wassalam..

Posted in Daftar Semua Artikel, Islam, Tafsir | 13 Comments »