Tamparan Jitu
Ditulis oleh Ayruel Chana di/pada 18 April 2009

Assalamu alaikum wr wb
Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri
paman Sam(jadi ingat SAMiri)kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia
meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang
Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3
pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu
mendapatkan orang tersebut.
Pemuda: Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab
pertanyaan-pertanyaan saya?
Kyai: Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya
akan menjawab pertanyaan anda
Pemuda: Anda yakin? sedang Profesor dan banyak
orang pintar saja tidak mampu menjawab
pertanyaan saya.
Kyai: Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya
Pemuda: Saya punya 3 buah pertanyaan
Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan
wujud Tuhan kepada saya
Apakah yang dinamakan takdir
Kalau syetan diciptakan dari api kenapa
dimasukan ke neraka yang dibuat dari
api,tentu tidak menyakitkan buat syetan
Sebab mereka memiliki unsur yang sama.
Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?
Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah
kepada saya?
Kyai: Saya tidak marah…Tamparan itu adalah
jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda
ajukan kepada saya
Pemuda: Saya sungguh-sungguh tidak mengerti
Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: Tentu saja saya merasakan sakit
Kyai: Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?
Pemuda: Ya
Kyai: Tunjukan pada saya wujud sakit itu !
Pemuda: Saya tidak bisa
Kyai: Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita
semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu
melihat wujudnya.
Kyai: Apakah tadi malam anda bermimpi akan
ditampar oleh saya?
Pemuda: Tidak
Kyai: Apakah pernah terpikir oleh anda akan
menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?
Pemuda: Tidak
Kyai: Itulah yang dinamakan Takdir
Kyai: Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan
untuk menampar anda?
Pemuda: kulit
Kyai: Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda: kulit
Kyai: Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda: sakit
Kyai: Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka
terbuat dari api, Jika Tuhan berkehendak
maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan
untuk syeitan.
Wassalam dan semoga bisa membantu pemahaman dan pemikiran kita semua…amiiin







haniifa berkata
Assalamu’alaikum, @Mas Ayruel Chana
Subhanallah…
Dialog singkat tapi padat sekaligus sangat memaknai.
#Mohon maaf @Mas Ayruel belon bisa komen banyak-banyak
Wassalam, Haniifa.
Haniifa berkata
hihihi bisa juga neeh
Rohedi berkata
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Mas Ayruel Chana, menurut Rohedi ada yang takkalah menyakitkan, manakala pemuda menguji keteguhan iman Pak Kyai itu dengan sebuah pertanyaan:
Pemuda : Berapakah 1-1 pak kyai?
Pak Kyai : wah 1-1 sudah tentu 0 toh le, sudah dari sononya….ya ndak ya ndak.
Wassalam…
Rohedi.
Ayruel Chana berkata
@haniifa
Waalaikum salam
Kayaknya masih harus banyak istirahat nich…moga lekas sehat.
@Rohedi
Waalaikum salam
hhhhh..bang rohedi bisa ja…
wassalam….
adi isa berkata
benar-benar menggugah rasa keimanan…keren ………
hehehehe…
bro, seminggu yang lalu saya masuk hutan…hehehehe
biasa, ada kerjaan diperkebunan….
Ayruel Chana berkata
giliran saya ….beberapa hari ini ke hutan..hhhhhh…biasa juga nich bang …job
shahil berkata
Assalaamualaikum.
Tuan Guru Tauhid saya, Alm Haji Zainudin bin Hj Shamsudin pernah berkata “jika ada orang berkata: Dimana Tuhan? Hendaklah disediakan air cili satu tempayan yang muat tubuh. Kemudian tanyakan dimana roh kepadanya, di kaki kek di kepala kek atau di mana aja. Jika dia tidak dapat menjawab maka rendamkan tubuhnya dan benamkan kepalanya dalam air cili di tempayan itu”.
Wassalam.
myrazano berkata
kalau kejadiannya sekarang
bisa-bisa pak kiyai diajukan ke Polisi dan dikenakan hukuman pidana dengan dugaan penganiayaan
salam sukses buat Ayruel Chana
semoga sukses selalu. amin
Ayruel Chana berkata
salam juga buat myrazano///dan semoga sukses juga
iya …sekarang entah zaman apa namanya…..
Rohedi berkata
@myrazano
Rohedipun harus hati-hati juga, ntar salah post comment bisa-bisa diobrak-abrik seperti yang dilink ini:
http://ariaturns.wordpress.com/2008/08/18/pi/
Koq bisa ya….
Salam kenal….
Rohedi.
haniifa berkata
@Mas Ayruel
Kena tamparan gituh… ?! pinsan aja, semoga nggak sakit yach !!
Salam hangat buat @Mas Ayruel sekeluarga dan juga rekan-rekan maya Haniifa.
Ayruel Chana berkata
salam hangat juga buat haniifa dan keluarga juga….
hhhh..kena tampar pasti sakit..walau sedikit,,….
Si tukang ronda berkata
@adi isa & Chana
ha…?
hei… kalian, pada masuk hutan bosen idup dikota ya?
apa nggak ada lagi job dikota ha…ha…
How I Lost Thirty Pounds in Thirty Days berkata
Hi, good post. I have been thinking about this topic,so thanks for writing. I’ll definitely be coming back to your site.
Ayruel Chana berkata
Thank you brother at your visit to my blog.my blog its far from the perfect.
and aim sorry..about my language.this only the google translate,at my lessons for english language.Correct and fix if there something wrong about me….please
thanks…so much..
lovepassword berkata
Hi hi hi
dhammaduta berkata
hahaha kok ceritanya rada mirip di Buddhist yak…jangan2..jangan2…deh
lovepassword berkata
@Kong Ming Naga Penidur : Coba kamu kisahken juga versi Budhisnya. Biar banyak yang tahu. Kan bisa kamu post di blogmu.
haniifa berkata
adi isa berkata
ikutan mas hanif
dhammaduta berkata
ah cuma koan zen kok
pakcikli00 berkata
Asalamualaikum
terima kaseh kerana begitu perihatin membantu Puan Dewi Yana mememukan alamat blog saya, saya akan kembali lagi kehalaman untuk berkomentar. terima kaseh dan salam hormat.
Ayruel Chana berkata
ach biasa ajat tuch
Arief juniawan,drh berkata
Cerita semacam itu emang bagus….untuk para pemula…tp untk yg udah “MBAHNYA AHLI AGAMA”..mungkin tidak menarik….misal kulit ditampar kulit akan sakit krn ada saraf,lalu api terasa sakit di bakar api..karena ada apa??? jelaskan donk…secara reaksi kimia mungkin…atau pake ilmu yg laen shg cerita lbh menarik dan tidak terkesan hanya untuk pemula.